Optimalisasi Media Sosial sebagai Strategi Dakwah di Kalangan Muda

Di era modern ini, perkembangan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Teknologi telah mengubah banyak hal di dunia ini, yang dulunya tradisional menjadi modern dan berkembang.  Teknologi telah memudahkan banyak orang untuk berkomunikasi dengan orang lain, mencari informasi, mencari hiburan, bahkan di era pandemi saat ini teknologi berperan penting dalam proses belajar mengajar.

Berbicara mengenai teknologi, semua orang pasti tidak asing dengan media sosial, seperti instagram, facebook, twitter, whatsapp, tik tok, dan masih banyak lagi. Banyak hal yang bisa kita temui di sana, mulai dari hal-hal yang positif maupun negatif. Menurut pandangan saya sendiri, sebagian besar pengguna media sosial adalah para generasi muda, karena mereka hidup di zaman yang dikelilingi oleh kemajuan teknologi. Sebagian dari mereka sudah mahir dalam mengoperasikan media sosial, namun sisi negatifnya adalah, mereka belum bisa menyaring isi yang ada didalamnya, sehingga banyak dari mereka yang terpengaruh dan rusak moralnya. 

Oleh karena itu, kini banyak bermunculan akun-akun di media sosial yang mulai gencar menyebarkan dakwah. Banyak juga komunitas-komunitas yang mengajak para generasi muda agar hijrah dari perbuatan buruknya.  Dapat disimpulkan bahwa dakwah tidak hanya melalui lisan saja, tetapi juga bisa melalui media.

Apa itu dakwah ?

Secara etimologi, dakwah berasal dari Bahasa Arab داع-يدعوا-دعوة (da'a-yad'u-da'watan) yang berarti ajakan atau seruan.

Sedangkan menurut terminologi, dakwah adalah mengajak atau menyeru umat islam agar menempuh kehidupan di jalan yang benar, yaitu jalan yang di ridhoi Allah dan berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah. 

Dengan adanya media sosial, hal itu akan memudahkan kita untuk berdakwah kepada masyarakat khususnya generasi muda. Sebagai umat islam harusnya kita sadar bahwa segala hal yang kita kerjakan di dunia akan dimintai pertanggungjawaban, termasuk dalam bermedia sosial. Sebagai generasi muda kita harus bijak dalam menyaring mana yang pantas untuk di lihat dan mana yang tidak pantas. Sebisa mungkin, optimalkan media sosial untuk menyebarkan dan menyeru kepada kebaikan. 

Penulis : Rochmatul Umamah



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Raga

Sebuah Harapan