Sebuah Harapan

Sebuah Harapan

Oleh : Rochmatul Umamah

Aku terbangun di malam yang gelap

Disaat jutaan insan masih terlelap

Kini saatnya ku beranjak

Untuk menyampaikan segala harap


Kulangitkan do'a di sepertiga malam

Dan sejuta harapan yang masih terpendam

Namun saat teringat dosa-dosaku

Aku tertunduk dan terdiam


Perlahan air mata membasahi pipi

Mengingat kesalahan yang kulakukan tak hanya sekali

Wahai sang penguasa hati

Dengarkan tangisan hamba-Mu yang lemah ini

Hanya kepada-Mu lah tempat berserah diri


Terkadang hatiku bertanya

Pantaskah diri yang penuh dosa ini mengharap surga? 

Jika ibadah saja masih setengah-setengah

Kalam suci pun jarang terbaca


Ya Rabb

Hanya kepada-Mu lah tempat menaruh harapan

Karena berharap kepada manusia hanya membuahkan kekecewaan dan kesedihan


Ya Rabb 

Beri aku kesabaran

Agar bisa merasakan manisnya pengorbanan dan perjuangan


Ya Rabb

Beri aku kekuatan iman

Agar tak terjerumus dalam jurang kemaksiatan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Raga

Optimalisasi Media Sosial sebagai Strategi Dakwah di Kalangan Muda